Nov 24

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarakaatuuhu…

Ba’da Tahmid wa sholawat

Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin atas kemudahanNya, akhirnya musyawarah kerja wilayah 4 ke III dapat terlaksana juga di Universitas Negeri Semarang (UNNES) (22-23/10) . Musyawarah ini dihadiri oleh 7 Universitas di wilayah 4 diantaranya adalah UNNES, UNDIP, UII, UGM, UNS, UNSOED,UNY sedangkan UAD dalam konfirmasinya tidak bisa mengikuti agenda ini dikarenakan masih ada ujian sehingga belum ada delegasi yang hadir. Agenda dari musyawarah ini adalah evaluasi program kerja dari hasil musykerwil 4 Ke II di Unsoed kemarin, pembahasan UAD& IKIP semarang dan adanya acara pendukung ” Talkshow Sains”. Dikarenakan UAD berhalangan hadir, maka untuk agenda pembahasan UAD ditiadakan. Acara ini menghasilkan beberapa kesepakatan untuk program kerja wilayah 4 kedepan, antara lain adalah sebagai berikut :

Agenda terdekat yang direncanakan untuk progja th 2008 sisa

  1. Blow Up isu-isu Per LDF

Usulan :

- Ada 2 metode untuk blow up isu :

1. Isu dari puskomnas atau diserahkan ke masing-masing LDF

2. Blow up isu di wilayah masing-masing tidak lingkup nasional

Kesepakatan :

Blow up Isu tema ” Energi” diserahkan masing-masing LDF lewat media seperti bulletin, mading, website, milist dll

  1. Penguatan Internal & Pengembangan Jaringan

Pembentukkan dan pengembangan Jaringan internal JRMN

Optimalkan internalàpengembangan internal JRMN terkait dengan keanggotaan

(pendataan)

Jogja : UST, IKIP PGRI, UIN, UAD, STT BATAN, UMY

UNY : UIN, UAD

UII : UST

Smg : AIS (UNNES)

Solo : UMS, USB (UNS)

Perbaikan kondisi JRMN wilayah IV ?

Output yang diharapkan bisa diajak untuk ikut Musykernas tahun depan

Untuk pendataan PT dilaporkan pada syuting hari sabtu, 29 nov’08 pukul 09.00

Untuk lebih melihat hasil musykerwil selengkapnya, antum wa antunna dapat mendownload filenya di http://groups.yahoo.com/group/jrmn_mipa/files/Hasil%20Musykerwil%204%20ke-3%20%40Unnes/

Semoga dengan adanya musykerwil 4 ke III ini bisa membawa perbaikan untuk JRMN kedepan.

Wallahu ‘alam bi showab

Nov 04

JRMN mulai bangkit…..

Mukatamar I di UGM berlangsung…..

Perjalanan masih berlanjut….

Musykernas 1 di Tawang Wangu karanganyar, dengan UNS sebagai tuan rumah…

Gambar dibawah ini adalah perjalanan menuju ke sana..

sidang musykernaspun kita gelar

Waktu demikian singkat….kini sudah Muktamar II lagi, di unibrawijaya 4-6 mei 2007

Muktamar III…kian dekat? Apa yang telah kita perbuat sahabat? masihkan ada secerca asa untuk kembali membakar semangat kita! Masih ingatkah pekik takbir yang pernah kita gaungkan bersama???? Masih ada kesempatan…Harapan itu masih ada..mari kembali bangkit!!! bersama….

Nov 04

Assalamu’alaykum wr.wb

Mengundang antum wa antuna yang ada di wilayah 4 [ DIY dan JAteng] dalam MUSYKERWIL 4 di unnes besok pada :

21-23 November 2008, di unnes semarang

Untuk pendaftaran:
Untuk jumlah peserta masing-masing universitas minimal 6 orang (sesuai hasil syuting)

Untuk pembayaran:
Sebesar Rp 35.000,00/peserta di kirim ke Rekening BNI
Atas Nama : Siti Lisakdiyah
No. Rek : 0113812948
Cabang : Unnes
Pembayaran paling lambat tanggal 15 November 2008.
Setelah melakukan pembayaran harap konfirmasi.

Masing-masing peserta diharap membawa jas almamater tiap Univ.

Contact Person:
Fajar Arif S 085641615143
Siti Lisakdiyah 085257873389
Wachyu Sektiyono 085727687665
Samsul Aziz 085292481895

May 09

 

Anjuran untuk selalu mengasah semangat jiwa, selalu berupaya mengerjakan hal-hal yang bernilai tinggi, dan berlomba-lomba melakukan kebajikan, tertera dalam Al-Qur’an dan beberapa hadits Rosululloh SAW, diantara dalil-dali tersebut adalah :

Dalam ayat-ayat Al-qur’an;

“ Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu.” (QS. Al-Hadid;21)

“…….Maka berlomba-lombalah kamu (dalam membuat kebaikan)…….. ( QS. Al-Baqoroh : 149)

“… Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja…. ( QS. Ash-Shoffat)

 

Dari Hadits Nabi;

“Berusahalah melakukan hal yang berguna buat dirimu, lalu memohonlah pertolongan kepada Allah, jangn Lemah.” (HR. Muslim)

“ Sesungguhnya Allah menyukai hal-hal yang luhur dan mulia, serta membenci hal-hal yang rendah dan hina.”(HR. Thobroni)

“Kalau kalian meminta kepada Allah, mintalah surga Firdaus, karena itu adalah Rahasia surga” .”(HR. Thobroni).

 

Motivasi dan cita-cita yang tinggi (Himmah Aliyah) adalah sifat mulia, perangai terpuji, akhlak luhur, dan adab mulia yang senantiasa di rindukan oleh hati yang mulia dan di kejar oleh jiwa yang memiliki semangat kepahlawanan. Nilai manusia hanya dapat tinggi dan kedudukan mereka dapat terangkat tergantung sejauh mana motivasi dan cita-cita mulia yang hendak di capainya itu.

  Continue reading »

Apr 16

v.jpgI

lmu bagai gumpalan cahaya bagi pemilikya. Ia akan memancarkan cahaya kemilau bagi orang di sekitarnya. Bahkan berduyun orang yang memburunya untuk mendapatkan cahaya ilmunya. Itulah cahaya ilmu yang dimiliki oleh Imam Jafar al-Sadiq, yang tak hanya menguasai ilmu keagamaan namun juga menguasai fisika, kimia, matematika, dan ilmu pengobatan.


Imam Jafar al-Sadiq adalah putra tertua Imam Muhamad Baqir yang merupakan ahlul bait Nabi Muhammad. Nama pendeknya adalah Jafar, namun kemudian ia dikenal pula dengan sebutan al-Sadiq dan Abu Abd Allah. Lalu ia lebih sering dipanggil dengan sebutan Imam Jafar al-Sadiq. Ia lahir di Madinah, pada Senin, 17 Rabiul Awwal 83 H atau 20 April 702 M. Baik tanggal, hari dan bulan kelahiran Jafar al-Sadiq sama dengan masa kelahiran Nabi Muhammad.
Continue reading »

Apr 16

images.jpg

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (Al Qur’an, 36:36)

Meskipun gagasan tentang “pasangan” umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan “maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut “parité”, menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan

protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:

“…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat.”

Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui ledakan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian “dikirim ke bumi”, persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur’an diturunkan.

Apr 14

 

1_619839902m.jpg

“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menajdi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertaqwa”

(Q.S Az-Zukhruf [43] :7]

 

Makna Cinta dalam Kerangka Allah

Arti cinta dalam kerangka Allah (hubb Fillah) adalah mencintai sesama yang pada akhirnya mengarah pada apa yang dicintai Allah. Sehingga di antara kita tidak akan mencintai orang lain dengan alasan dirinya sendiri akan tetapi karena adanya sifat-sifat yang dicintai Allah SWT. Maka orang yang berhak dicintai karena alasan Zat-Nya hanyalah Allah dan apapun bentuk cinta yang lain seharusnya mesti tumbuh mengikuti cinta tersebut.

Maka ketika kita mencintai Rosulullah SAW semata-mata karena Allah mencintai Rasul dan karena memang Ia memerintahkan kita untuk mencintainya. Bahkan cinta kita kepada seseorang muslim dan benci kita kepada orang kafir juga karena perintahNya. Lebih dari itu kita juga diharuskan mencintai orang islam yang konsisten menjalankan perintah Allah melebihi cinta kita terhadap orang yang suka berbuat maksiat dan berbuat lalai di sisi Allah. Continue reading »

Apr 07

  Ya Allah, Wahai Yang Maha Mendengar jadikan pertemuan ini membuat kami mampu mengenal diri kami, tuntun kami untuk memperbaiki yang salah, bukakan hati kami untuk dapat mengenal jalan hidup kami, jadikan setiap langkah kami benar-benar tepat di jalan yang Engkau sukai sehingga tiada yang kami tuju selain hanya Engkau Yang Maha Menatap. Amiin Ya Robbal’alamin.Saudara-saudaraku Sekalian,Program yang harus dimiliki oleh dai agar ia sukses adalah cukup dengan tiga (i) yaitu terdiri dari ; pertama dai yang sukses adalah dai yang mendakwahi diri sendiri, kedua adalah dai yang berdakwah dengan bukti, ketiga adalah dai yang berdakwah dari hati ke hati. Kalau dengan membawa program ini dalam berdakwah insya Allah akan efektif.Kalau kita selalu berorientasi memikirkan keluar dari diri kita, semua yang kita katakan akan jadi bumerang. Ingat dalilnya  “Semua harus berawal dari diri sendiri” . Usahakan dakwah dengan kata-kata yang sederhana, jangan pakai kata-kata yang rumit. Cari kata yang sederhana dan sarat makna yang sesuai dengan perbuatan kita yang berbicara.Program yang paling sulit dilakukan oleh seorang dai adalah mendakwahi dirinya sendiri. Ingin merubah istri, anak, karyawan kuncinya adalah merubah diri. Kalau orang tidak merubah dirinya, dia pasti akan sulit dengan perubahan yang terus terjadi setiap hari dalam hidupnya.Ciri orang yang tidak bisa merubah diri adalah emosional. Semua masalah dalam hidup ini akan lenyap kalau punya tingkat kearifan. Makin tua kita seharusnya makin serius belajarnya. “Barangsiapa yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin maka akan beruntung”. Maka dari itu makin hari kita harus makin baik kalau tidak kita akan menghadang bencana.Setiap orang itu harus punya keyakinan dalam diri bahwa “Jika saya tidak berubah maka saya akan celaka”, “Jika saya tidak merubah diri maka saya tidak akan merubah apapun/siapapun”, “Jika saya tidak merubah diri berarti saya akan menghancurkan hidup saya”.Perubahan adalah kesuksesan, Perubahan akan membuat hidup tenang, keberhasilan, keselamatan, dan juga merupakan kunci kedekatan dengan Allah.Kita itu terpaku pada keadaan yang belum tentu benar. Kalau kita mau perubahan kita harus mengetahui apa yang harus dirubah. Kuncinya yang pertama adalah kita harus punya keberanian untuk mengetahui kekurangan diri kita sendiri. Dengan memiliki hal ini akan lebih mudah dalam merubah diri. Miliki juga keberanian untuk mencari kekurangan. Kunci sukses dalam semua hal adalah memperbaiki diri.Sebesar apapun dosa kita, pengampunan Allah lebih besar lagi kepada orang yang tobat dan bukti tobat adalah kegigihan memperbaiki diri. Milikilah kawan kontributor kekurangan kita, bacalah buku yang banyak mengenai penyakit hati, luangkan waktu untuk mencatat kekurangan diri.Setelah itu tahapan selanjutnya adalah Riyadoh atau latihan. Dalam latihan harus ada program yang harus kita jalankan, contohnya seperti yang dilakukan oleh Imam Khomaeni yaitu program harian melenyapkan penyakit hati, misalnya sehari shaum bicara. Saya hanya mau menyatakan hal yang baik, bermanfaat, dan kata-kata yang terpilih hari ini, besok boleh terserah. Setiap selesai sholat kembali evaluasi lalu bertobat jadi kita bertemu dengan perbaikan setiap waktu. Contoh lainnya sehari tanpa marah. Pertanyaannya kapan kita akan mendakwai orang lain?  Justru dengan kita memperbaiki diri, orang lain melihat kita dan berdampak kepada orang lain. Contoh lainnya adalah kita latihan agar setiap uang yang kita dapat, kita sisihkan untuk amal.Inilah jihad kita. Kalau kita tidak pernah memulai, omongan kita akan kosong. Inilah seninya memang butuh waktu menyadarkan orang lain, yang terpenting adalah kita sadar terlebih dahulu.Kalau rumus kita untuk membangun bangsa maka tumbuhkan dahulu keinginan untuk membangun diri sendiri kemudian keluarga baru kemudian bangsa. Insya Allah nantinya akan hadir pemimpin dari bapak yang sadar membina keluarga.Rekan-rekan Sekalian,Pilihlah riadoh yang isinya bersifat realistik dan lakukan secara bertahap. Terus saja lakukan setiap hari memperbaiki diri, di kantor, dalam mendidik anak. Sabarlah dalam memperbaiki diri dan melihat bahwa setiap hari orang dilahirkan dengan karakteristik yang berbeda-beda. Sangat mungkin memakan waktu bisa satu bulan, dua bulan bahkan setahun. Hal yang terpenting adalah diberi istiqomah dalam memperbaiki diri bukankanlah hasil yang terpenting, setiap hasil kita serahkan saja kepada Allah untuk menilai. “Kalau orang bersungguh-sungguh menuju Allah, maka Allah akan lebih bersungguh-sungguh lagi menunjukkan jalanNya”.Marilah kita bangkit membangun bangsa ini dimulai dari kita-kita saja dahulu. Benahi diri kita dengan baik sampai kita benar-benar dapat mengontrol diri kita sendiri. Mulai dari mencoba menahan pandangan dengan menundukkan pandangan. Kemudian latih diri kita dalam menahan pendengaran yang menjadikankan jauh dari Allah. Menahan mulut jangan mencela, jangan komentar, dan jangan mengeluh. Teruslah kendalikan pendengaran, mulut dan pandangan.Kalau kita sudah dapat mengendalikan diri dengan baik, berbicara akan enak, bergaul akan enak. Kita dapat lebih banyak menyelesaikan masalah dimanapun kita berada. Ketika kita jadi orang tua yang bermasalah, kita akan menghancurkan anak-anak kita, kita jadi bos yang bermasalah, kita akan menghancurkan kantor kita.Jadi walaupun negara benar kalau kita tidak benar, kita sendirilah yang merusaknya. Solusi yang tepat untuk menyehatkan bangsa ini adalah teruslah memperbaiki diri, jangan lewatkan hari tanpa perbaikan, tiada hati tanpa tambah ilmu, tiada hari tanpa riadoh. Mungkin kita akan tuai hasilnya satu sampai dua tahun kedepan. Keluarga jadi dekat dan akrab, anak-anak menuju pada kesolehan, dan hubungan dengan tetangga jadi sinergi.Mari kita buat program latihan setiap hari. Harus ada karya nyata yang jelas dari kita. 

By : Rocky C.P.N

Sumber : “ Nurani Sebuah Renungan “

Mar 29

Umar ra. Pernah bercakap-cakap bersama Hudzaifah sebelum beliau ditikam oleh Abu Lu’lu Majusi, Hudzaifah bercerita, “Ketika kami duduk dekat Umar, ia berkata, “siapa di antara kalian yang menyimpan perkataan Rasulullah SAW tentang fitnah.” Hudzaifah berkata, “Fitnah seseorang dalam berkeluarga, hartanya, anak-anaknya dan tetangganya. Ia dapat dihapus dengan shalat, shodaqoh, amar ma’ruf dan nahyul mungkar. Kemudian Umar ra. Berkata, ” Bukan itu yang aku tanyakan, akan tetapi fitnah yang menggelombang seperti gelombang laut.” Maka Hudzaifah berkata, ”Engkau tidak akan terkena olehnya wahai amirul mukminin. Sesungguhnya antaramu dan fitnah tersebut ada sebuah pintu yang tertutup.” Umar berkata, ”Apakah kelak pintu tersebut pecah atau terbuka?” Hudzaifah menjawab, ” Ia akan pecah.” Lantas Umar berkata lagi, ”Kalau demikian sudah tidak mungkin tertutup lagi selamanya. ”Hudzaifah berkata, ”Benar.”

Berkata Syaqiq yang meriwayatkan dari Hudzaifah, ”Kami bertanya kepada Hudzaifah, ”Apakah Umar mengetahui siapa yang dimaksud ’pintu’ itu?” Hudzaifah menjawab, ”Ya, seperti ia mengetahui bahwa ada malam esok hari. Hal itu dikarenakan aku telah berbicara kepadanya tentang sebuah hadist tanpa keliru.” Kami ingin sekali mengetahui siapa pintu itu, kemudian kami perintahkan Masruq, dan bertanya kepada Hudzaifah, ”Siapakah pintu itu?” Hudzaifah menjawab, ”Umar.” (HR. Bukhori)

Setelah pembicaraan diatas, maka sudah sepatutnya kita berbicara tentang futurnya unsur-unsur yang bekerja menegakkan islam dengan penuh hati-hati serta pandangan yang jauh. Hal itu tidak lain demi kemashalatan mereka dan kemashalatan dakwah yang komit dengannya.

Simaklah lantunan doa Umar Ra memohon perlindungan dari kelemahan yang menimpa kaum muslimin :

”Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari paksaan orang fasik dan melemahnya rasa percaya.”

Continue reading »

Mar 19

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarakaatuhu

Ikhwahtiy…

Buat seluruh anggota JRMN wilayah 4 [ DIY dan JATENG ], hasil musyawarah wilayah 4 dapat antum download disini, atau dapat antum dapatkan di milist jrmn.

Syukron jazakumulloh khoiron katsir